Takut Bahaya Banjir, Warga Begadang Sampai Pagi

Takut Bahaya Banjir, Warga Begadang Sampai Pagi

AIR TIRIS (SK) - Ribuan warga di sepanjang aliran Sungai Kampar harus begadang sampai Selasa (9/2/2016) pagi. Mereka sangat khawatir dengan ancaman bahaya banjir akibat meluapnya Sungai Kampar. 
 
Dari informasi yang dirangkum suarakampar.com, Selasa (9/2/2016) dinihari sekira pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 03.00 WIB, banyak warga yang mengaku harus begadang sampai pagi karena mereka takut kalau terjadi hal yang tak diinginkan akibat terus naiknya permukaan air Sungai Kampar. Sebagian warga mengaku masih berusaha menyelematkan barang-barang di dalam rumah dengan memindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan lebih aman.
 
"Banjir di Ranah semakin naik bang. Seluruh warga berjaga-jaga," ungkap Yalis (28), warga Desa Ranah, Kecamatan Kampar kepada suarakampar.com.
 
Dia menyebutkan, banjir kali ini lebih besar dari banjir yang terjadi dua pekan lalu. "Biasanya air tak masuk dalam rumah saya. Banjir minggu lalu saja sudah cukup besar. Tapi ini sudah mulai masuk," bebernya. Dia menyebutkan sudah banyak rumah warga yang terendam di Kenegarian Air Tiris.
 
 
Dikatakan, ratusan rumah terancam terendam di Desa Ranah karena permukaan air semakin tinggi. "Akses jalan keluar tidak bisa," ucap Yalis.
 
Sementara itu Azhar (50), warga Dusun I  Pasar Usang, Desa Tanjuk Berulak, Kecamatan Kampar mengakui banjir kali ini lebih besar dari banjir sebelumnya. Hal ini menyebabkan masyarakat waspada sambil terus berjaga-jaga. 
 
"Air sudah sampai setinggi dada di Lapangan Sepakbola Tanjung Berulak. Sebelumnya hanya sampai pinggang orang dewasa," ungkap Azhar.
 
Dia menambahkan, banyak masyarakat termasuk dirinya tak bisa lagi membawa kendaraannya ke luar karena pemukiman tempat tinggalnya sudah terkepung banjir.
 
Sikap waspada juga ditunjukkan oleh warga Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang. "Sudah banyak rumah yang tenggelam. Sekarang sudah banyak yang mengungsi ke tempat yang agak tinggi bang. Tambah tinggi airnya bang," ungkap Andi (24) warga Dusun Uwai, Desa Muara Uwai kepada suarakampar.com.
 
Seperti diberitakan, permukaan air Sungai Kampar di hilir bendungan PLTA Koto Panjang tampak mulai naik sejak Senin (8/2/2016) siang.
 
Menurut Kepala PLN Ranting Bangkinang Zulfendi dalam pesan singkatnya kepada redaksi suarakampar.com menyebutkan,dengan situasi banjir yang terjadi di Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat menyebabkan naiknya debit air di PLTA Koto Panjang, karena muaranya ke waduk PLTA. Untuk itu PLTA saat ini dalam kondisi darurat, dan mengambil tindakan mengimbangi flow air yang masuk dan keluar waduk.(rya) 

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • obat pembekuan darah

    produk herbal mengencer pembekuan darah > http://goo.gl/o6uGYk ...

    View Article
  • Awtscrutt

    cialis 10 mg daily http://cialisovnsm.com/ <a href=http://cialisovnsm.com/>cialis ...

    View Article
  • Drbfwheddy

    free samples of cialis http://cialisivndh.com/ <a ...

    View Article
  • Vedappame

    buying cialis online http://cialisovnas.com/ <a ...

    View Article