Sisa Titipan BBM Dinas Polda Riau Raib, Pengelola SPBU Siak Hulu Nurhayati Dilaporkan Kapolda

Sisa Titipan BBM Dinas Polda Riau Raib, Pengelola SPBU Siak Hulu Nurhayati Dilaporkan Kapolda

Teks Foto : Ilustrasi SPBU (erudisi.com) 
 
PEKANBARU (SK) - Direktur PT Kubang Jaya Sakti yang mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SBPU) di Kecamatan Siak Hulu, Nurhayati dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Dia diduga menggelapkan bahan bakar minyak (BBM) untuk kepentingan kendaraan dinas pejabat Polda Riau dan mobil operasional lainnya.

Laporan ini dibuat sendiri oleh Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain. Hal ini dilakukan setelah menerima keluhan dari beberapa bawahannya yang mengaku sulit mendapatkan BBM untuk kendaraan operasional atau dinas.

"Saya menerima laporan dari beberapa pejabat dan anggota Polda bahwa mereka susah sekali mendapat BBM dinas," sebut Zulkarnain dikonfirmasi terkait adanya laporan tersebut, Senin (07/11/2016) kemarin, seperti dikutip dari faktariau.com.

Zulkarnain menyebut sudah menanyakan hal ini kepada Yanma Polda Riau terkait susahnya distribusi BBM dinas. Kepala Yanma kepada Kapolda menyebut BBM dinas dititipkan ke pihak ketiga untuk didistribusikan.

"Saya berharap jangan sampai BBM polisi Polda yang tidak begitu banyak, tetapi ada yang coba-coba menggelapkannya atau 'meminumnya'. Jika ada yang menggelapkan akan saya perbaiki perlahan-lahan, atau secara cepat dan mengejutkan ybs (yang bersangkutan)," tegas mantan Kapolda Maluku Utara ini.

Data dihimpun di Mapolda Riau atau berdasarkan laporan situasi keamanan harian Polda Riau, yang dilaporkan adalah Nurhayati selaku Direktur PT Kubang Jaya Sakti.

Sementara itu Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya laporan tersebut. Dikatakan Guntur, laporan tersebut disampaikan Kapolda Riau pada hari Jum'at (04/11/2016) pekan lalu.

"Benar adanya laporan itu. Kasusnya penggelapan ribuan liter BBM yang diperuntukkan negara, yaitu untuk Polda Riau," ungkap Guntur.
   
Diterangkan Guntur, dugaan penyimpangan ini diketahui setelah ditemukan adanya kejanggalan pada titipan BBM Polda Riau di Direktur SPBU PT Kubang Jaya Sakti, di mana sejak Januari hingga September 2016 lalu, Karyono selaku perwakilan Polda Riau menitipkan barang milik Polda sesuai surat perjanjian kerjasama, dengan Nomor : SPK/02/I/2016 tercatat tanggal 28 Januari 2016 kepada terlapor.
    
Sesuai perjanjian, disepakati dititipkan BBM jenis Pertamax sebanyak 112.375 liter dan sudah dipergunakan sebanyak 61.000 liter, dan sisanya 51.375 liter.
    
"Saat ditanya sisanya, terlapor tidak dapat mempertanggungjawabkan," lanjut Guntur.
    
Selain itu, juga dititipkan BBM jenis Solar di SPBU tersebut sebanyak 93.248 liter. Sebanyak 80.000 liter telah dipergunakan, dan masih bersisa 13.248 liter.

"Setelah sisanya dipertanyakan, terlapor kembali tidak dapat memberikan penjelasan," tegas Guntur.

Tidak terima hal tersebut, Kapolda Riau langsung melaporkan kasus ini dengan harapan dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Dugaan kerugian yang ditimbulkan, kita taksir mencapai Rp457.777.200," kata Guntur.(Rif)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Real Testimoni Obat Herbal Walatra Bersih Wanita

    selamat berakhir pekan guys http://goo.gl/HQcWcT ...

    View Article
  • Testimoni QnC Jelly Gamat

    Selamat Hari Kartini :)) http://goo.gl/ffQa5o ...

    View Article
  • Testimoni QnC Jelly Gamat

    Selamat Hari Kartini :)) http://goo.gl/ffQa5o ...

    View Article
  • Testimoni QnC Jelly Gamat

    Selamat Hari Kartini :)) http://goo.gl/ffQa5o ...

    View Article