Sepenggal Kisah Hidup M Amin: Saya Biasa Hidup Susah, Sering Makan Keripik saat Jadi Santri

Sepenggal Kisah Hidup M Amin: Saya Biasa Hidup Susah, Sering Makan Keripik saat Jadi Santri

BANGKINANG - Sering muncul di depan publik dan media beberapa hari terakhir semakin membuat sosok Muhammad Amin, S.Ag, MH, Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kampar  semakin dikenal lebih dekat lagi oleh masyarakat. Apalagi sosok Amin berbicara apa adanya kepada masyarakat yang mengikuti acara yang menghadirkannya  maupun kepada masyarakat yang berkunjung ke rumah kediamannya.

Amin selalu bicara blak-blakan latar belakangnya dari keluarga sederhana sebelum sukses menjadi pengusaha saat ini. Amin yang merupakan putra Muara Jalai Kelahiran Danau Bingkuang itu adalah anak seorang petani. Ibunya dulu menjual lontong dan pecal. 

Dalam beberapa kesempatan termasuk saat mengukuhkan pengurus Apindo se-Kecamatan Tapung Hulu di Desa Sukaramai, Jumat (8/1/2016) sore Amin kembali menceritakan kehidupannya yang susah di masa lalu. Dia menceritakan, saat menjadi santri selama tujuh tahun di Pondok Pesantren Darussalam, Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar ia tak jarang selalu makan dengan menu sederhana. 

"Saya tak menyangka bisa menjadi pengusaha macam sekarang. Saat saya menjadi santri dulu saya sudah biasa makan garubit, keripik ya keripik, itu hampir setiap hari. Kalau mau makan enak ya pulang kampung," ungkap Amin. Pria yang kini juga menjabat Ketua Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Darussalam se-Sumatera itu mengaku bangga karena kemanapun dirinya berkunjung ke daerah-daerah di Kampar saat ini selalu ada alumni pesantren. 

Lalu dia juga bercerita, perjalanan hidupnya penuh perjuangan. Karena desakan ekonomi, maka Amin pun mengakui memutuskan merantau ke Jakarta pada tahun 1998 lalu. Di rantau ternyata Allah membukakan pintu rezkinya sehingga beberapa perusahaan ia pimpin dan dirikan. 

Amin mengakui kesuksesannya memimpin perusahaan seperti saat menjabat Direktur PT Prolube Sukses yang bergerak dibidang minyak pelumas di Jakarta dan Direktur PT Surya Hasagi di Jakarta membuat orang-orang di Jakarta mempertimbangkannya untuk memberikan kepercayaan sebagai Ketua DPK Apindo Kampar. 

"Apindo itu lahir berkat gagasan orang tua Jusuf Kalla, kebetulan saya juga pernah gabung dengan Bukaka, anak perusahaan JK," bebernya.

Dengan jabatan yang diembannya saat ini selaku ketua Apindo Kampar, Muhammad Amin ingin mengabdikan dirinya pada organisasi yang tak memberinya gaji tersebut. 

Dengan terbentuknya pengurus DPK Apindo Kampar Amin ingin berbuat untuk masyarakat dalam hal mendorong perekonomian masyarakat melalui berbagai program dan caranya Apindo. "Biar masyarakat makin sejahtera, biar perusahaan yang besar-besar itu tak hidup sendiri. Saya akan transformasi dan telurkan pengalaman saya selama jadi pengusaha," ungkapnya.

"Apindo Kampar akan buat terobosan. Semua tamatan SMA dan pengangguran akan kita ikutkan dalam pelatihan gratis. Almuni pelatihan lalu kita salurkan kepada perusahaan. 
Setiap kecamatan bikin pelatihan nanti. Hasil pelatihan ini nantinya kerjasama dengan perusahaan," terangnya.


"Kalau mau membangun negeri ayo sama-sama. Kalau mau sejahtera lagi mari sama-sama lagi," pungkas Amin.(rls)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • bouggeglege

    hallmark casino online <a href="https://casinogamesplay.icu/">casinos near ...

    View Article
  • Online Payday Loans

    easy payday loans <a href="https://easypayday.us.com/">easy money payday ...

    View Article
  • Quick Loans

    payday loan america <a href="https://loans2019.us.com/">loans</a& gt; loans ...

    View Article
  • Loan Cash

    easy money payday loans <a href="https://easypayday.us.com/">easy payday ...

    View Article