Sedih, Ini Kondisi Tapung Raya Menurut Wakil Ketua DPRD Kampar

Sedih, Ini Kondisi Tapung Raya Menurut Wakil Ketua DPRD Kampar

BANGKINANG (SK) - Anggota DPRD Kampar dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Sunardi DS yang juga wakil ketua DPRD Kampar menyebutkan bahwa wilayah Tapung, Tapung Hilir dan Tapung Hulu sangat membutuhkan 3 skala prioritas selain infra struktur.

Ketiga skala prioritas itu adalah pembangunan rumah sakit karena selama ini di wilayah Tapung Raya belum memiliki rumah sakit  dan saat ini hanya memiliki Puskesmas inap.

Seiring dengan padatnya jumlah penduduk di wilayah Tapung Raya yang jumlah penduduknya saat ini mencapai seperempat jumlah penduduk Kampar sudah selayaknyalah dibangun pelayanan rumah sakit.

”Saat ini penduduk Tapung Raya mencapai 210 ribu jiwa atau setara dengan seperempat jumlah penduduk Kampar yang jumlahnya saat ini sekitar 740 ribu jiwa. Kami minta agar agar pelayanan pemerintah dibidang kesehatan di Tapung ditingkatkan sehingga diharapkan pelayanan di Puskesmas II Tapung dapat ditingkatka pelayananya menjadi rumah sakit,” ujar politisi partai Demokrat ini.

Memang diakuinya, di Tapung terdapat Puskesmas rawat inap dan ditambah dengan Puskesmas lainya namun hal itu belum maksimal mengingat peralatan dan tenaga medis yang terbatas.

Selama ini jika masyarakat Tapung Raya ingin mendapatkan pelayanan di rumah sakit Bangkinang selalu ditemukan kendala yakni sering nomor antri habis karena masyarakat baru bisa sampai ke rumah sakit Bangkinang diatas jam sembilan dan ditambah lagi jarak tempuh misalnya dari Desa Beringin Lestari, Cinta Damai dan daerah 5 desa di Tapung Hulu butuh waktu ke Bangkinang sekitar 2 jam.

”Masyarakat sudah banyak yang berobat ke rumah sakit Bangkinang namun karena mereka  terlambat sampai sehingga tidak mendapatkan nomor antri lagi dan terpaksa keesokanya kembali datang ke rumah sakit,sebutnya.

Selain membangun rumah sakit di Tapung Raya, Sunardi meminta agar pelayanan di rumah sakit itu ditingkatkan misalnya dengan menaikan menjadi tipe B yang tentunya harus diperbanyak dokter spesialis, peningkatan ruang rawat inap dan lainnya sehingga masyarakat yang berasal dari wilayah Kabupaten Kampar bisa terlayani.

Skala kedua yang harus menjadi perhatian oleh Pemerintah Kampar yakni pemerataan Aparatur Sipil Negara (ASN)  karena khusus bidang pendidkan hampir setiap pelaksanaan Musrencam disampaikan namun hingga saat ini belum juga terealisasi.

”Tapung sangat membutuhkan pemerataan guru, bayangkan saja satu sekolah dasar hanya memiliki 1orang yang berstatus ASN sedangkan guru lainya masih berstatus honorer komite sekolah. Ini berdampak kepada dunia pendidikan karena ini bisa saja akan terjadi beban bagi wali murid sedangkan pemungutan dana  tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Untuk ke depan agar permasaahan klasik ini bisa tuntas maka sangat diperlukan pemerataan tenaga guru yang  ASN ke sekeolah-sekolah di Tapung Raya.

Skala ketiga adalah masalah penanganan dan pencegahan pengaruh Narkoba yang merusak generasi muda dan selama ini sejumlah pihak selalu berkoar-koar dalam pemberantasan narkoba namun hingga saat ini tidak dimasukan dalam APBD.

”Butuh upaya nyata bagi Pemda Kampar dengan menganggarkanya dalam APBD  sekaligus bersinergi dengan organisasi vertikel seperti pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kemenag agar pemberantasan narkoba itu bisa lebih maksimal,” tutupnya.***


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Uniothe

    order cialis tadalafil <a href=http://www.cialisndbrx.com>cheap cialis</a> ...

    View Article
  • Piequirerfofeno

    cbd book distributors <a href="https://cbdonline2018.com/">bluebird cbd ...

    View Article
  • Getting A Loan

    easy payday loan <a href="https://easypayday.us.com/">easy payday</a> ...

    View Article
  • Personal Loans

    personal loans online <a href="https://loans2019.us.com/">personal loans ...

    View Article