Ratusan Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Budaya Melayu Riau sebagai Muatan Lokal di Sekolah

Ratusan Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi Budaya Melayu Riau sebagai Muatan Lokal di Sekolah

BANGKINANG (SK) - Ratusan kepala sekolah dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Kampar mengikuti sosialisasi budaya Melayu Riau sebagai muatan lokal wajib SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Kampar di Gedung Guru Kabupaten Kampar, Selasa (8/5/2018).

Sosialisasi ini mengangkat tema mengembalikan marwah Kampar sebagai mata air peradaban Melayu Riau.

Tampil sebagai penelis adalah Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Drs Al Azhar, Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau Drs Werkanis AS,M Pd dan tokoh muda Kampar Yuyun Hidayat, MSc.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Santoso. Turut hadir ratusan kepala sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs, Ketua Komunitas Peduli Bangsa (KPB) Afrida Yani, Direktur Smart Neutron Mudiono dan undangan lainnya.

Ketua Yayasan Gahara Masrinur,SHI yang juga ketua panitia sosialisasi budaya Melayu Riau sebagai muatan lokal wajib SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Kampar mengatakan, sosialisasi ini digelar menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 tentang Pembelajaran Muatan Lokal dan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau dan Peraturan Gubernur Riau tentang pembelajaran muatan lokal Melayu Riau.

Masrinur menjelaskan, Yayasan Gahara yang telah berdiri tahun 2015 dan bergerak dipembelajaran muatan lokal dan tentang budaya Melayu telah melatih guru-guru di kecamatan di Tapung dan Kampar Kiri tentang pelajaran muatan lokal budaya Melayu Riau.

Bupati Kampar yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Santoso dalam sambutannya menyampaikan, berbanggalah menjadi orang Melayu Riau dan lebih bangga lagi karena Bahasa Indonesia diambil dari bahasa Melayu Riau.

Ia mengajak masyarakat Kabupaten Kampar melestarikan adat budaya Melayu Kampar karena seni budaya Kampar bernilai tinggi dan dikenal daerah lain hingga negara tetangga. "Salah satu yang perlu dilestarikan adalah cara memainkan alat musik tradisional seperti gong dan calempong," kata Santoso.

Sementara itu Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau Werkanis, AS dalam pemaparannya menyampaikan, yang perlu dikembangkan di Riau adalah potensi muatan lokal itu sendiri.

Kemudian yang terpenting yang untuk dikembangkan salah satu adalah budaya disiplin dan spirit serta semangat.

Mengenai kurikulum tentang Budaya Melayu Riau, materinya akan dibuat oleh Lembaga Adat Melayu Riau dan Tim pengembang kurikulum muatan lokal.

Selanjutnya Ketua LAM Riau Al Azhar dalam pemaparan materinya mengungkapkan, muatan lokal muncul dengan dua alasan. Pertama, tahun 1980an muatan lokal sudah ada di sekolah. Waktu itu Dinas Pendidikan Provinsi Riau dipimpin oleh Arifin DS dan dilanjutkan oleh Soemardi Taher. Tahun 2010 ada pengembangan oleh Dinas P dan K Provinsi Riau.

Tahun 2013 pemerintah mengembangkan kurikulum 2013 atau K13. Muatan lokal dalam K13 secara teoritis terdapat dalam dua hal yakni, materi menggunakan kearifan lokal dan muatan lokal budaya Melayu Riau baru bisa dilaksanakan sepanjang ada payung hukumnya. 

Ia menuturkan, Perda Penyelenggaraan Pendidikan yang didalamnya terdapat muatan lokal wajib budaya Melayu Riau saat itu belum bisa digunakan karena masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub).  Namun Pergub itu sempat mangkrak selama dua tahun. LAM Riau akhirnya mendorong terbitnya Pergub dengan membuat rancangan Pergub sehingga lahirlah Pergub Muatan Lokal Wajib Budaya Melayu Riau.

Kemudian pada tahun 2016 terjadi peralihan lagi di sistem pendidikan. SMA sederajat pindah kewenangannya ke Pemerintah Provinsi Riau sehingga Perda yang sudah ada menjadi kadaluarsa dan perlu membuat Perda yang baru lagi.

Al Azhar mengungkapkan, BAB mengenai wajib budaya Melayu Riau ini sempat dihapus, namun beruntung saja ada orang yang memberitahunya sehingga muatan lokal budaya Melayu Riau dalam Perda tersebut tidak berubah. "Titik koma tak dirubah. Perda itu sudah disahkan dan artinya muatan lokal  tetap ada," katanya.

Alasan kedua perlu adanya muatan lokal Melayu Riau karena saat ini Indonesia menghadapi bermacam-macam krisis, multi dimensi. Namun krisis yang paling fundamental adalah kritis akhlak, krisis moral. Dalam bahasa adat disebut krisis jati diri. "Itu yang paling dahsyat," tegas Al Azhar.

Ia juga mengungkapkan persoalan narkoba yang saat ini sudah merajalela hingga ke pelosok desa. LAM Riau akan menghadap Polda bagaimana mencari solusi terhadap hal ini.

Lebih lanjut dikatakan, muatan lokal budaya Melayu Riau disusun sedemikian rupa. Diantaranya pengetahuan keRiauan sekitar 40 persen dan 60 persen mengenai lingkup dirinya.

Penelis lainnya Yuyun Hidayat yang juga tokoh muda Riau asal Kabupaten Kampar sangat setuju sekali adanya muatan lokal di sekolah.

Dikatakan, orang Kampar luar biasa dan banyak memiliki potensi. "Jumlah orang Kampar dan berhasil di Malaysia mendekati dua  juta orang belum lagi di daerah lain," ulasnya.

Ia juga mengungkapkan,  banyak terjadi kemunduran akhlak dan karakteristik generasi muda saat ini. 

"Yang namanya anak-anak merupakan kertas putih kosong, yang mengisi itu kita orang tua sendiri. Mengajarkan anak-anak sebagai pemimpin lah, pekerjakah itu terserah kita. Anak itu hanya mengikuti. Dia belajar dari apa yang dia tahu, lihat," bebernya.

Orang tua juga harus mampu memfilter hal-hal yang tidak baik dari penggunaan teknologi. "Banyak dari kita tak pernah mau belajar mengikuti perkembangan teknologi. Anak-anak banyak tahu Facebook dan internet, harusnya kita lebih banyak tahu tentang internet karena kita memfilternya," ucap Yuyun.(hir)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • ylnquuou

    http://sildenafilneu.com sildenafil citrate https://viagrabez.com when to take viagra ...

    View Article
  • Edwinsag

    canadian viagra without prescription http://ydfhs.iylqx.cn/link.php?url=http://thefreaktone ...

    View Article
  • Pyslema

    buy cialis online us [url=http://buycialisonlinemx.com/#]buy generic cialis online[/url] ...

    View Article
  • SmityLic

    buy cialis online us [url=http://buycialisonlinemx.com/#]buy generic cialis online[/url] ...

    View Article