Porprov Riau IX 2017 di Kampar Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Porprov Riau IX 2017 di Kampar Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

BANGKINANG (SK) – Diantara sukses yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau IX tahun 2017 selain sukses prestasi dan promosi daerah adalah sukses memberdayakan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Bupati Kampar dalam dialog interaktif yang digelar Radio Republik Indonesia (RRI) di ruang Media Centre Porprov Riau IX 2017, di Jalan A.Yani, Bangkinang, Selasa (7/11/2017) pagi.

 

Turut hadir pada dialog interaktif ini Ketua KONI Provinsi Riau Drs H Emrizal Pakis,MM, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Kampar Ir Hj Nurhasani,MM,  Ketua KONI Kampar Ir H Abdul Gafar, MM dan Ketua KONI Bengkalis Syaukani Al Karim.

 

  

 

Azis mengatakan, berdasarkan data statistik, ia mendapat laporan bahwa uang yang beredar di Kabupaten Kampar khususnya di Bangkinang Kota selama penyelenggaraan Porprov IX 2017 berkisar antara Rp 400 juta sampai Rp 500 juta setiap hari. “Kami rasakan di Kampar dan khususnya di Kota Bangkinang pertumbuhan ekonomi luar biasa tinggi,” katanya.

 

Masyarakat dan pengusaha telah merasakan efek dari pelaksanaan Porprov, tingkat hunian hotel menjadi tinggi dan banyak rumah penduduk dan kendaraan yang disewa.

Begitu juga di pasar jual beli pedagang meningkat drastis. Pendapatan pedagang makanan dan minuman juga meningkat. “Dan yang tah kalah penting, masjid-masjid penuh. Untung saya sempat merenovasi masjid, kata Azis. Ia berpesan, daerah manapun yang menjadi tuan rumah berikutnya harus membuat pelaksanaan Porprov lebih baik.

 

Hal lainnya yang diharapkan Bupati Kampar adalah meningkatnya kunjungan ke beberapa objek wisata di Kampar seperti ke Ulu Kasok atau Raja Ampatnya Sumatera, Candi Muara Takus, Stanum maupun Sungai Hijau dan lainnya.

 

  

 

Bupati Kampar H Azis Zaenal memberikan apresiasi kepada berbagai pihak dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau IX tahun 2017 baik kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau, panitia pelaksana, kontingen kabupaten/kota, KONI Kabupaten Kampar, wartawan maupun kepada masyarakat. Ia menilai banyak makna yang didapat dalam pelaksanaan pesta olahraga multi cabang antar kabupaten/kota se-Riau ini. 

 

Menurutnya, ada pencerahan baru dari pelaksanaan Porprov Riau. Makna lainnya adalah bertambahnya keakraban dalam persahabatan antara kabupaten dan kota di Riau, bertambah akrabnya hubungan pemerintahan  dan selalu ada support dari kabupaten/kota. “Persaudaran yang utama, persaudaraan antara atlet, kontingen dan pemerintahan. Ini yang saya rasakan. Kami saling kontak antar bupati walikota,” kata Azis.

 

Azis juga menyampaikan ucapan terima kasih yang besar dan ikhlas kepada KONI Provinsi Riau, kontingen kabupaten/kota di Provinsi Riau yang telah hadir dalam penyelenggaraan Porprov IX 2017 di Kampar. Ia berharap kehadiran semua tamu di Kampar menjadi kenangan indah. Dalam kesempatan itu ia tak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kontingen maupun pengurus KONI Riau, KONI kabupaten/kota apabila terdapat kekurangan Kampar selaku tuan rumah dalam penyelengaraan Porprov yang mempertandingkan 22 cabang olahraga ini.

 

  

 

“Permohonan maaf, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar dan rakyat, tentu kita tak sempurna. Kalau ada kesilapan kami dalam melayani dan menyapa, dengan tulus ikhlas mohon dibuka pintu maaf sebesar-besarnya. Begitu meninggalkan Kampar ingatlah Kampar, ingat keindahan Kampar, sering-seringlah main ke Kampar,” tutur Azis.

 

Ia juga menyampaikan tingginya animo masyarakat Kabupaten Kampar pada Porprov 2017 ini, buktinya masyarakat berbondong-bondong datang ke acara pembukaan dan venue pertandingan seperti dicabor bola voli, bulutangkis, sepakbola, pencak silat, karate, renang, dayung, bola basket dan lainnya.

 

“Kepada KONI dan seluruh jajaran, panitia, ketua KONI kabupaten/kota dan jajaran serta kepada awak media, wartawan media cetak, elektronik dan media sosial yang sudah sampaikan informasi yang sangat luar biasa untuk masyarakat Riau,” ungkap Azis bangga.

 

  

 

Ia juga memuji masyarakat Kampar. Ia menyampaikan, sejak awal ia telah menghimbau masyarakat menyambut tamu sebagai orang terhormat dan selalu memberi senyuman dan keramahan kepada tamu. “Saya lihat keadaan masyarakat berubah. Kalaupun tak bisa sapa paling tidak sikap sudah tunjukkan kebersamaan dan persaudaraan yang tinggi,” bebernya.

 

Seluruh aparatur sipil Negara (ASN) dan forum komunikasi pimpinan daerah juga telah menunjukkan kerjasama dan sangat mendukung perhelatan besar ini.

 

Azis juga mengajak masyarakat meramaikan penutupan Porprov IX 2017 yang digelar Rabu (8/11/2017) malam di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang. Azis menjamin acara penutupan ini tak kalah meriah dengan acara pembukaan. Pada malam acara penutupan ini digelar pertandingan final cabang sepakbola.

 

  

 

Pada acara ini masyarakat akan dihibur oleh artis ibukota dan pertunjukan seni daerah.

 

Ketua KONI Riau Apresiasi Bupati Kampar dan Panpel Porprov 2017

 

Penyelenggaraan, pelaksanaan Pekan Olahrag Provinsi (Porprov) Riau IX tahun 2017 berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari  Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau Drs H Emrizal Pakis,MM.

 

Menurut Emrizal Pakis dalam dialog interaktif yang digelar Radio Republik Indonesia (RRI) di ruang Media Centre Porprov Riau IX 2017, Selasa (7/11/2017) pagi, sejauh ini kontingen kabupaten/kota telah merasakan pelayanan yang baik dari tuan rumah Kampar dan panpel Porprov IX 2017. “Faktanya jelas seperti itu, sampai tadi malam kita evaluasi,” ujar Emrizal.

 

 

Ia menyampaikan, Kabupaten Kampar sudah mampu menjadi tuan rumah yang baik. “Dan saya beri apresiasi kepada Bupati Kampar selama sepuluh hari pertandingan tak pernah berhenti pikirkan penyelenggaraan Porprov. Ini diturunkan ke Sekda dan OPD. Begitu kita telpon semua keputusan dapat segera diselesaikan. Itu bisa jalan apabila bupati komitmen terhadap hal itu. Saya selaku ketua KONI  Riau puas terhadap penyelenggaraan Porprov di Kampar,” beber Emrizal.

 

Ia mengakui, dalam beberapa pertandingan dan pelaksanaan memang ada beberapa persoalan yang sifatnya kasuistis dan terdapat perbedaan dalam pola fikir, namun itu adalah bagian dari proses. “Tak ada kesempurnaan dalam penyelenggaraan, baik itu iven provinsi, nasional maupun internasional,” kata mantan Kepala Bappeda Provinsi Riau ini.

 

Pada kesempatan ini Emrizal mengatakan, beberapa kejadian bisa segera terselesaikan dengan baik. “Saya beri penghargaan kepada penyelenggara,” imbuhnya.

 

  

 

Mengenai adanya  juara bersama dalam satu nomor pada Porprov Riau kali ini ia nilai sebagai hal biasa dalam penyelenggaraan iven olahraga. “Ditingkat nasional pun kita pernah, pada cabor senam, Riau pernah juara bersama,” katanya.

 

Emrizal mengaku bangga karena pada penyelenggaraan Porprov IX tahun 2017 ini tidak ada kabupaten/kota yang tidak mendapatkan medali emas.

 

Selain itu Emrizal mengungkapkan pada pesta olahraga terbesar se-Provinsi Riau kali ini ada beberapa pemecahan rekor dari atlet. “Kampar salah satu kabupaten yang penyelenggaraan Porprovnya ada pemecahan rekor dari nomor pertandingan. Ada pemecahan rekor, provinsi dan bahkan ada pemecahan rekor nasional dan internasional,” katanya.Salah satu dari cabor atletik. Adanya pencatatan rekor ini juga didukung penggunaan alat digital seperti yang digunakan panitia dicabor renang.(adv)

 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment