Panwaslu Kampar Usir Kades yang Mengantar Ardo-Khairuddin dari Aula KPU

Panwaslu Kampar Usir Kades yang Mengantar Ardo-Khairuddin dari Aula KPU

BANGKINANG (SK) - Sikap tegas ditunjukkan oleh panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Kampar ketika prosesi pendaftaran pasangan bakal calon perseorangan Bupati/Wakil Bupati Kampar Rahmat Jevary Juniardo-Khairuddin Siregar, Jumat (23/9/2016) sore di aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar.


Disela-sela pendaftaran Ardo-Khairuddin Siregar yang hanya dihadiri balon Wakil Bupati Kampar Khairuddin Siregar itu Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar Martunus Rahmat, S.Ag meminta sejumlah kepala desa yang ikut mengantarkan H Khairuddin keluar dari aula KPU Kampar tempat pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar.

"Berdasarkan sms yang masuk ke Panwas baik dari paslon lain, pendukung paslon dan partai dan menindaklanjuti kicauan di media sosial adanya dugaan mobilisasi massa oleh para kades se-Kabupaten Kampar untuk terlibat langsung mengantarkan pasangan Ardo-Khairuddin pendaftaran calon di KPU maka kami minta kepala desa yang ada di ruangan ini segera meninggalkan ruangan ini," demikian pernyataan yang disampaikan Martunus di hadapan anggota KPU Kampar, perwakilan KPU Riau, bakal calon Bupati Kampar Khairuddin Siregar dan istri serta tim pemenangan dan ibunda dari balon bupati Ardo Hj Eva Yuliana. 

Dari pantauan suarakampar.com, begitu Ketua Panwaslu Kampar Martunus membacakan peringatan, sekira dua orang kades terlihat langsung bergegas meninggalkan aula. Kades tersebut diantaranya berasal dari Tapung Raya.

Sikap Panwaslu ini kata Martunus masih bersifat persuasif agar Kades tidak tersangkut persoalan hukum.

Tindakan Panwaslu ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 perubahan dari UU Nomor 8 tahun 2015 pasal 71 ayat 1 yang melarang keterlibatan kepala desa dalam memberikan dukungan atau mendukung salah satu calon dan menguntungkan salah satu calon dan merugikan calon lain.

Kemudian juga berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 29 huruf g dan j yang melarang Kades menjadi pengurus parpol dan ikut serta dan atau terlibat dalam kampanye dan pemilu dan atau pemilihan kepala desa.

Kepada suarakampar.com usai pendaftaran Ardo-Khairuddin Martunus membeberkan, Panwaslu Kabupaten Kampar minta para kades di forum resmi itu segera meninggalkan ruangan karena ini bukan wilayah Kades. 

Ia juga menyebutkan, dalam Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2015 pasal 97 ayat 1 juga dijelaskan bahwa anggota TNI, Polri, PNS, KPU beserta jajaran, Bawaslu serta jajaran dan pegawai sekretariat dilarang memberikan dukungan kepada paslon.(KB05)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. firmana 24 Sep 2016, 11:58:28 WIB

    Mari buat pesta demokrasi ini benar benar demokrasi dan tidak tercidrai oleh kepentingan apapun.saling dukung. jgn ad emej negatif kepada penyelenggara Pemilu kb kampar ....

    Ari Jumari 25 Sep 2016, 00:49:34 WIB

    BRAVO Panwaslu Kampar...!!!
    awasi terus sampai penghitungan suara besok, karna di pastikan hal yang demikian pasti akan sering berlangsung, SELAMAT BERTUGAS.

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • DouglasZen

    <a href="http://babecolate.com/#">Generic cialis tadalafil</a> generic ...

    View Article
  • Peterlaw

    [url=http://viagrawithoutdoctorprescr.today/]generic viagra without a doctor ...

    View Article
  • DouglasZen

    <a href="http://viabiovit.com/#">viagra canada</a> viagra 20mg ...

    View Article
  • Aaronwox

    <a href="http://ataraxbest.us.org/">atarax</a > <a ...

    View Article