Masyarakat Senang, Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI Serahkan Bantuan Excavator dan Bibit Ikan di Kam

Masyarakat Senang, Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI Serahkan Bantuan Excavator dan Bibit Ikan di Kam

TAMBANG (SK) - Para petani di Kabupaten Kampar mengaku senang dengan adanya bantuan dari Direktorat Jenderal  Perikanan Budidaya (Dirjen PB) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Kepala Desa Air Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar,  Abdul Razak kepada Harian Vokal akhir pekan kemarin mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Jenderal  Perikanan Budidaya (Dirjen PB) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Bantuan itu diserahkan Selasa (19/3/2018) lalu di Desa Aur Sati.

Dikatakan, Danau Bokuok yang terletak di Desa Aur Sati ini selalu dipadati pengunjung dan masyarakat setiap tahun karena di Danau inilah digelar hampir setiap tahun festival maawuo atau menangkap ikan secara bersama-sama dengan menggunakan alat tangkap tradisional.

Ia atas nama masyarakat sangat gembira sekali karena bantuan bibit ikan ini diharapkan bisa menambah jumlah ikan secara siginifikan.

Ketua Asosiasi Pakan Mandiri Nasional Syafruddin juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perikanan dan Kelautan RI karena telah memberikan bantuan bahan baku, kendaraan dan mesin pakan pelet sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani.

Hadir pada kegiatan pengerahan bantuan di Desa Aur Sati ini Direktur Jenderal  Perikanan Budidaya (Dirjen PB) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia   Slamet Soebjakto

Kepala Balai Perikanan Budi Daya Air Tawar Sungai Gelam - Jambi Ahmad Jauhari Pamungkas, Ketua Asosiasi Pakan Mandiri Nasional Syafruddin, Wakil Ketua DPRD Kampar Faisal, anggota DPRD H Muhammad Kasru Syam, Zumrotun, Firman Wahyudi, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Riau Herman Mahmud, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Usman Amin, Danramil Kapten Lilik, Kapolsek Tambang AKP Hanono S, ninik mamak, tokoh masyarakat dan lainnya.

Sebelumnya, pada saat penyerahan bantuan, Direktur Jenderal  Perikanan Budidaya (Dirjen PB) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Slamet Soebjakto menyerahkan bantuan 3 unit excavator, 2 unit mesin pakan dan 54 ribu ekor  benih ikan dan induk unggul dengan total nilai bantuan mencapai Rp 7 miliar.

Bantuan diberikan  kepada kelompok pembudidaya ikan yang ada di Provinsi Riau pada acara kegiatan restocking yang digelar di Danau Bakouk, Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa (19/3/2018).

Ia menjelaskan, kegiatan restocking merupakan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikananan RI dalam menjaga kelestarian lingkungan dan plasma nutfah dan ikut serta mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan penebaran benih ikan lokal asli Indonesia ke peraian umum.

"Yang sekarang ini jumlah ikan di perairan umum mengalami penurunan drastis  disebabkan penangkapan yang tidak ramah lingkungan dan banyaknya kegiatan pencemaran kingkungan seperti penambangan emas tanpa izin (PETI)," beber Slamet.

Bantuan 3 unit excavator, 2 mesin pembuat pakan ikan dan bantuan benih serta induk unggul merupakan keseriusan pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mengembangankan kawasan dan meningkatkan produksi perikanan budidaya  guna membantu meningkatkan perekonomian para petani ikan.

Dikatakan, Danau Bokuok di Kecamatan Tambang ini berjarak hanya sekira 30 kilometer dari ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru dan merupakan bagian anak Sungai Kampar yang mengelilingi sebuah delta yang hampir terbentuk sebuah pulau. Panjang danau ini sekitar 1.5 kilometer. Danau Bakuok ini merupakan kawasan yang dilindungi hukum adat, penduduk sekitar dilarang menangkap ikan kecuali pada musim maauwo yaitu tradisi menangkap ikan secara bersama-sama menjelang datangnya bulan Ramadhan atau pada waktu perayaan HUT RI dengan alat tangkap tradisional seperti pancing dan jaring atau serok. Hasil tangkapan bisa dibawa pulang ke daerah masing-masing.

Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Dirjen PB untuk mendorong seluruh aktivitas perikanan budidaya agar mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan, karena restocking adalah upaya untuk pemulihan kembali stok ikan di alam.

Restocking, kata dia, tidak boleh menggunakan sembarang benih ikan, harus ikan-ikan yang habitatnya di perairan setempat. Kalau pun harus mendatangkan benih ikan dari luar, maka disarankan untuk ditebarkan di kolam, waduk atau perairan umum tertutup agar tidak menyebar.

“Pemulihan kembali stok ikan di alam, dengan harapan ikan-ikan di Danau Bokuok tetap terjaga keberadaannya, di samping itu juga bisa meningkatkan produksi perikanan dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Dikatakannya lagi, oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Dirjen PB ditargetkan memproduksi benih baik ikan air tawar, payau dan laut sebanyak 25 juta ekor benih pada 2017. Saat ini target tersebut sudah mencapai 200 persen.

“200 persen yang terealisaai, dari 25 juta benih yang ditargetkan sudah 50 juta dan tersebar di 20 provinsi,” katanya.


Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Usman Amin dalam sambutannya menyampaikan, saat ini Kabupaten Kampar merupakan daerah penghasil terbesar ikan air tawar. Dimana setiap hari bisa surplus 50 sampai 60 ton/harinya.

Hal ini berhasil juga tidak terlepas dari hasil sentra ikan patin dengan nama Kampung Patin yang terdapat di Desa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto Kampar, penghasil ikan lele atau Kampung Lele di Desa Hangtuah, Kecamatan Perhentian Raja, penghasil ikan baung di Bendugan Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri, serta sentra ikan jelawat di Desa Ranah, Kecamatan Kampar.


Hanya saja dalam budi daya ikan air tawar, biaya  yang dikeluarkan untuk pakan mencapai 70%, untuk itu gerakan pakan mandiri sangat perlu dikembangkan setiap daerah karena akan bisa mengurangi dari 70% menjadi 60% kebawah. "Memang saat ini di Kampar sudah tercatat lebih kurang 300 pakan mandiri atau pengolahan pakan ikan sendiri," ucap Usman Amin.

Provinsi Riau saat ini sudah mulai melakukan prngolahan pakan ikan dari bahan baku limbah sawit. Untuk itu Kampar yang merupakan pertanian sawit terbesar di Riau, maka Kampar harus melakukan hal ini.(hir)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • AqswzAlelA

    casino games <a href="https://onlinecasinormoney.com/">casino bonus</a> ...

    View Article
  • ftgflhtf

    diondd <a href= https://canadacialisgenericrx.com# >visit website</a> ...

    View Article
  • AgsfnAlelA

    online casino <a href="https://onlinecasinolc.com/">bovada casino</a> ...

    View Article
  • Tracydip

    cost of cialis or viagra <a href="http://amsboatyard.com/">buy ...

    View Article