Lomba Masak Hut PGRI Ke 71 Meriah, Dewan Pembina Sentil Peserta Tidak Hadir

Lomba Masak Hut PGRI Ke 71 Meriah, Dewan Pembina Sentil Peserta Tidak Hadir

BANGKINANG KOTA (SK) - Dewan Pembina Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana mengatakan memasak itu juga membutuhkan ide. "Setiap hari tentunya kita juga harus memikirkan menu yang bergizi untuk anak dan suami dirumah. Tidak mungkin menu yang kita sajikan selalu itu- itu saja," ujarnya pada saat menghadiri acara lomba memasak bapak-bapak yang diikuti perwakilan dari 21 UPTD Pendidikan dan Kebudayaan se Kabupaten Kampar dalam rangka Hut PGRI ke 71, bertempat di halaman Kntor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Jum'at (25/11/2016), Jalan DI Panjaitan, Bangkinang Kota.

"Untuk itu, bapak-bapak harus tahu juga bagaimana susahnya menjadi seorang ibu yang selalu memikirkan menu yang berubah-ubah setiap harinya," katanya.

Ia menyampaikan, untuk lomba memasak kali ini menu kita Empat sehat Lima sempurna. "Kita akan coba memasak dengan menu non beras dengan lauk pauknya serba ikan. Tentunya ini ada tujuannya sendiri. Dari sekarang kita juga harus memikirkan beras ini lama-lama juga bakalan habis," jelasnya.

"Selain itu tujuannya juga ada, dari sekarang kita juga harus mulai memanfaatkan pekarangan dirumah kita dengan menanam ubi dan labu. Untuk ikan sendiri kita tentunya juga tahu bagaimana tingginya gizi yang terkandung di ikan itu, untuk kita saja tinggi gizinya apalagi buat anak2 dan balita,'" ujarnya.

Ditambahkannya, bapak-bapak ini jangan mengikuti lomba ini mencari juaranya saja. Yang paling terpenting yang dinilai juri itu adalah kecekatan dan kerapian dari bapak-bapak memasak.

Kemudian, ia juga berharap, bagi peserta yang tidak hadir diberi sangsi juga. Inikan masih dalam rangka HUT PGRI. "Kegiatan ini saja mereka tidak mau menyukseskannya, bagaimana di kecamatan bisa menyukseskannya," sentilnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kampar H Nasrul Zein mengharapkan momen peringatan HUT PGRI Ke 71 yang digelar ini dapat menyadarkan kaum bapak dan ibu akan pentingnya tugas kaum ibu.

Ia mengatakan, lomba ini berdampak positif karena bisa memberikan pembelajaran sekaligus tanggung jawab bagi para bapak dalam urusan memasak ketika istrinya berhalangan memasak karena ada urusan penting lainya.

"Saya sangat memberikan apresiasi terhadap lomba ini karena antara bapak dan ibu dalam keluarga juga harus saling berbagi tanggung jawab. Saat ibu-ibunya sibuk, bapak-bapak bisa mengambil peran itu, kendati sifatnya hanya sementara," pungkasnya.(Humas Kampar)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • KsnfBiody

    over the counter viagra alternative http://viagracnar.com/ viagra sildenafil <a ...

    View Article
  • cream penghilang flek hitam ampuh

    betul peran warga yang baik jangan suka di anggap rusuh dalam memberantas kebatilan ...

    View Article
  • Kanpas Rem

    Aksi para pebalap liar ini memang sangat meresahkan, di Jakarta aja juga masih ada ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif

    Harga Speaker Aktif ...

    View Article