Konsep Budidaya Ikan Air Tawar dengan Tanaman Padi Apung

Konsep Budidaya Ikan Air Tawar dengan Tanaman Padi Apung

Oleh : Syafruddin

Mutiara Feed Kampar

Asistensi Badan Penelitian Kementrian Kelautan Perikanan

Konsep budidaya ikan dan tanaman padi apung adalah sistem budidaya yang menggabungkan cara pemeliharaan Aquakultur. Artinya, metode pemeliharaan ikan yang dikembangkan dengan teknik Aquakultur digabungkan dengan teknik bercocok tanam di kolam budidaya ikan air tawar, dalam sistem budidaya ikan dan tanaman padi dipelihara bersama-sama dan akan bersimbiosis mutualis. Tanaman padi memperoleh media dan nutrisi dari air kolam dan limbah kotoran ikan, sedangkan ikan mendapat media hidup di air dan di serap oleh tanaman padi.

Sistem ini terdiri dari dua bagian utama, yakni bagian akuatik (air) untuk pemeliharaan ikan dan bagian hidroponik untuk menumbuhkan tanaman. sisa pakan dan feses yang terakumulasi di dalam air dan bersifat toksis terhadap ikan, namun kaya nutrien yang dapat menjadi sumber hara bagi tanaman dalam  sitem padi apung pada kolam budidaya ikan pada prinsipnya air yang digunakan untuk memelihara ikan menjadi sumber nutrisi bagi tanaman. Ikan mengeluarkan limbah dalam bentuk amonia.
Dua jenis bakteri yang berbeda akan mengubah amonia menjadi nitrat. Tanaman perlu Nitrat dan menyerapnya sebagai makanan untuk tumbuh, sementara pada saat yang sama menghilangkan bahan kimia (carbondioksida) yang beracun bagi ikan karena mikroalga memerlukan Co2 untuk proses fotosintesa. Air bersih kembali ke ikan sehingga ikan di kolam budidaya merasa hidup di alam bebas.

Tanaman padi apung bertanggung jawab atas penyerapan limbah padat, menetralkan keasaman, atau pengatur kandungan oksigen air. Komponen tersebut antara lain, kolam budidaya  pemeliharaan ikan ,Media tanaman padi apung, tempat di mana tumbuhnya tanaman padi, bakteri nitrifikasi dapat tumbuh dan mengkonversi amonia menjadi nitrat, yang dapat digunakan oleh tanaman sistem padi apung, yakni bagian dari sistem di mana tanaman tumbuh dengan menyerap kelebihan hara pada kolam budidaya ikan, untuk menghilangkan padatan, pada sistem padi apung dapat digabungkan menjadi satu lokasi, yang air langsung dari bagian budidaya ikan (kolam) ke sub sistem padi apung. Filterisasi penyerapan akar padi sangat penting peranannya karena terkait dengan proses nitrifikasi.

Selain itu dengan banyaknya senyawa nitrit dan nitrat yang ada di kolam budidaya ,maka akan memicu yang namanya ledakan planton dan mikroorganisme lain yang dapat menekan Feed Convertion ratio (FCR) pada budidaya ikan air tawar.

Nitrifikasi atau perubahan amonia menjadi nitrat dalam suasana aerobik, merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam sistem budidaya ikan air tawar .

Hal tersebut disebabkan proses nitrifikasi dapat mengurangi toksisitas air dan memungkinkan senyawa nitrat yang dihasilkan menjadi sumber nutrisi tanaman. Amonia terus dilepaskan ke dalam air melalui kotoran dan insang ikan sebagai produk dari metabolisme.

Ammonia bersifat beracun bagi ikan (0,5-1 ppm) sehingga harus disaring keluar dari sistem pemeliharaan ikan. Meskipun tanaman padi dapat menyerap amonia, namun Nitrat lebih mudah untuk diserap dan digunakan tanaman sehingga efisien dalam mengurangi pemakaian prebiotik maupun toksisitas air untuk ikan. Amonia dapat diubah menjadi senyawa nitrogen lain melalui populasi sehat Aeromonas hydrophila pada ikan patin virus KHV pada ikan mas.

Bakteri yang mengubah amonia nitrit menjadi nitrat. Dalam sistem budidaya ikan dan padi apung akar tanaman menjadi tempat hidup dan berkembangnya bakteri-bakteri tersebut. Setelah sistem stabil, kadar amonia dalam air berkisar  0,25-2,0 ppm, nitrit berkisar tingkat 0,25-1 ppm, dan nitrat berkisar 2-150 ppm.

Sayuran daun hijau yang paling baik tumbuh dalam sub sistem ini adalah brokloli, selada, kemangi, tomat, cabe, kangkung, bayam dan selain itu, spesies lain seperti buncis, kacang polong, kol, selada air, talas, lobak,  dan rempah-rempah juga dapat menjadi pilihan tanaman yang bisa ditanam secara sistem aquavonik.

Sedangkan jenis ikan air tawar yang paling umum digunakan dalam sistem ini dan paling popular untuk skala budidaya ikan air tawar disarankan untuk jenis ikan nila, lele, patin, dan ikan mas. Semoga bermamfaat bagi kita semua, Wassalam dari wirausaha Kampa.(Zul)
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. Asrizon 14 Jan 2017, 15:42:46 WIB

    Klu d aplikasikan d kolam budidaya Gurami bs g Pak?

    syafruddin 16 Jan 2017, 08:29:59 WIB

    Untuk ikan gurami bisa di pergunakan tinggal kita mengatur cara teknis budidaya ikan guraminya dalam konsep budidaya ini kami melakukan sistem organik agar tidak merugikan ikan di dalam kolam budidaya dengan organik yang kami produksi (organik cemerlang dapat di rekomendasikan untuk skala budidaya ikan airtawar)

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • qnc jelly gamat obat kanker nasofaring

    cara alami menyembuhkan dan mengobati kanker nasofaring / kanker hidung yang aman dan ...

    View Article
  • Walatra Bersih Wanita

    Bismillah http://mysp.ac/3xXi6 ...

    View Article
  • KsnfBiody

    over the counter viagra alternative http://viagracnar.com/ viagra sildenafil <a ...

    View Article
  • cream penghilang flek hitam ampuh

    betul peran warga yang baik jangan suka di anggap rusuh dalam memberantas kebatilan ...

    View Article