Kampar Berduka, Jenazah Abuya H Syahrizul Nur Dilepas Bupati Kampar

Kampar Berduka, Jenazah Abuya H Syahrizul Nur Dilepas Bupati Kampar

BANGKINANG (SK) – Kabupaten Kampar kembali berduka. Salah seorang ulama besar, Drs H Syahrizul Nur yang juga pimpinan Pondok Pesantren Darun Nahdhah Thawalib Bangkinang wafat pada Ahad (4/3/2018).

Jenazah almarhum baru dimakamkan pada Senin (5/3/3018) di Komplek Pemakaman Umum Darun Nahdhah di Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Jenazah dilepas Bupati Kampar H Azis Zaenal dan Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto. 
 
Kabar wafatnya Buya Syahrizul Nur telah tersiar sejak Ahad (4/3/2018) di media social. Banyak ucapan duka cita dan do’a yang mengalir untuk almarhum. 

Ucapan duka cita juga datang dari Bupati Kampar dan Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri.

“Innalillahi Wainnailaihirojiun. Masyarakat Kampar berduka, atas nama Pemerintah Daerah Kampar, turut berduka atas kepergian beliau, semoga Allah mengampuni segala dosanya, dan semoga husnul khotimah. Amin, semua datang dari Allah, kita pasti kembali kepada Allah, inilah ajaran Agama Islam kepada kita semua,” ujar Azis Zaenal saat menyampaikan pidato pada pelepasan jenazah, Senin (5/3/2018) di rumah duka. 

Menurut Azis, masyarakat Kabupaten Kampar berduka atas kepergian salah satu tokoh masyarakat yang juga seorang ulama yang berjasa besar di bidang pendidikan. Ia berjasa dalam memajukan lembaga pendidikan Pondok Pesantern Darun Nahdhah Bangkinang yang terletak di Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.

Sementara itu Buya H.Nursal Aziz dalam sambutannya mewakili  tokoh masyarakat mengatakan, almarhum adalah insan yang sangat aktif di tengah masyarakat, bukan saja dalam bidang pendidikan agama, dalam kegiatan apapun almarhum adalah manusia yang baik, aktif menyampaikan dakwah agama Islam.

Selain itu Almarhum juga merupakan orang yang berjiwa sosial tinggi, tokoh pendidikan, selalu mengamalkan ajaran Islam, banyak bersedekah membangun rumah ibadah. Dalam kesempatan ini dirinya mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar, semua milik Allah dan kembali kepada Allah.

Dari pantauan di rumah duka dan pemakaman, ratusan pelayat mendatangi rumah duka yang terletak di Jalan Nur Mahyudin Muara Uwai. Tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati Kampar tetapi juga pejabat dari berbagai instansi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta ratusan masyarakat lainnya.  

Sebelumnya Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri yang juga salah seorang alumni Pondok Pesantren Darun Nahdhah Thawalib Bangkinang menyampaikan, ia dan keluarga besar alumni/abiturent Ponpes Darun Nahdhah Thawalib Bangkinang menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Abuya Drs H Syahrizul Nur.

“Semoga beliau khusnul khatimah. Amiin,” ujar pria yang akrab disapa Ongah ini. 

Menurut Fikri, almarhum boleh dikatakan tidak hanya sebagai ulama bahkan layak disebut sebagai tokoh pendidikan nasional yang telah berkiprah dan memiliki andil untuk mencetak generasi yang Islami melalui pondok pesantren.(hir)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • enverb

    cialis generic vs brand <a href=http://cialisgenbrx.com/#>cheap cialis</a> ...

    View Article
  • Edigeotte

    slots for free <a href="https://slotonline.icu/">online slots real ...

    View Article
  • Fierenoppyodoli

    betfair casino online nj <a href="https://casinorealmoney.ooo/">zone online ...

    View Article
  • ytaletstui

    <a href="http://timsbmw.com">compare cialis viagra levitra</a> levitra ...

    View Article