Ingat Bawang Merah? Petani Di Kecamatan Gunung Sahilan Ini Petik Keuntungan yang Menggiurkan

Ingat Bawang Merah? Petani Di Kecamatan Gunung Sahilan Ini Petik Keuntungan yang Menggiurkan

GUNUNG SAHILAN (SK) - Lahan pertanian bawang merah yang berada di Desa Sungai Lipai, Kecamatan Gunung Sahilan membuat berbagai pihak kagum. Tak terkecuali Camat Gunung Sahilan, Dedi Herman,S.STP yang menyempatkan diri meninjau langsung areal pertanian Bawang Merah yang dibudidayakan oleh Sakimin warga Desa Sungai Lipai, Rabu(1/11/2017).

Lahan pertanian awang merah yang dibudidaya oleh Sakimin memiliki luas lahan sekitar 2,5 hektar dan mempekerjakan sebanyak 7 orang Pekerja .

Sakimin menjelaskan lahan pertanian yang dikelola ini adalah lahan masyarakat yang dipinjam dengan sistem Kontrak. Dan untuk merawat tanaman ini mereka memperkerjakan sebanyak 7 orang pekerja dengan gaji 1,8 jt dan setelah panen diberikan tambahan dari hasil panen sebesar Rp 1000/batang.

"Bibit bawang kita datangkan dari Brebes, kalau bibit dari Sumbar iklimnya tidak cocok dengan iklim kita disini, kalau dari brebes hampir-hampir imbang lah dengan iklim kita disini," jelas Sakimin.

Lebih lanjut sakimin menerangkan kalau untuk hasil panen dari yang sudah kemaren 1:10 Kg. "Kemaren panen perdana kita mendapatkan hasil panen sekitar 8  ton bawang merah dan untuk pemasaran kita jual ke pekanbaru dan sekitarnya," jelasnya.

"Untuk panen baru bisa dilakukan berumur sekitar 2 bulan dan hasil panennya pun tergantung dari harga pasar karna harga bawang merah pun dipasaran tidak menentu, kalau kemaren kita sebelum Idul Fitri kita jual dengan harga sekitar Rp.18.000/kg," 

Perkiraan hasil panen Kalau 1 hectar lahan dengan modal sekitar 110 jt dan hasil panennya bisa berkisaran 200 juta/hectar.

"Kendala yang kita alami dalam budidaya bawang merah ini tentu terutama yakni dari segi hama penyakit. Kita petani harus paham apa hama yang menyerang tanaman agar segera kita ambil langkah-langkah penanganannya," 

"Kalau segi sarana penunjang  peralatan pertanian kita disini masih menggunakan sistem manual, baik itu dalam membajak lahan dan penyiraman tanaman. Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah kabupaten kampar yakninya penyediaan hendtraktor serta bantuan modal," tutup Sakimin.

Dedi Herman,S.STP Camat Gunung Sahilan sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh bapak Sakimin. "Saya menilai usaha budidaya bawang merah yang dilakukan ini sangat luar biasa. Ini patut menjadi contoh oleh petani-petani lainnya jangan hanya bergelut dengan perkebunan sawit dan karet," katanya. 

"Dari segi penghasilan bawang merah sebagaimana yang disampaikan pak Sakimin pun sangat menjanjikan dari modal 110 juta per hektar bisa menghasilkan 200 juta dalam jangka tanam selama 2 bulan. Apalagi Pak Sakimin mampu memperkejakan sebanyak 7 orang pekerja dengan gaji 1,8 juta. Hal ini tentu dapat membuka peluang pekerjaan serta meningkatkan taraf perekonomian masyarakat," sebutnya.

"Kita berharap hal- hal seperti ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar," tutup Dedi. (poetra)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • qnc jelly gamat obat kanker nasofaring

    cara alami menyembuhkan dan mengobati kanker nasofaring / kanker hidung yang aman dan ...

    View Article
  • Walatra Bersih Wanita

    Bismillah http://mysp.ac/3xXi6 ...

    View Article
  • KsnfBiody

    over the counter viagra alternative http://viagracnar.com/ viagra sildenafil <a ...

    View Article
  • cream penghilang flek hitam ampuh

    betul peran warga yang baik jangan suka di anggap rusuh dalam memberantas kebatilan ...

    View Article