Dokter Jarang Masuk, Mahasiswa Demo RSUD Bangkinang, Wartawan Dihalangi

Dokter Jarang Masuk, Mahasiswa Demo RSUD Bangkinang, Wartawan Dihalangi

BANGKINANG (SK) - Sejumlah mahasiswa Kampar melakukan aksi demo di RSUD Bangkinang, Kamis (28/12/2017) siang. Mereka protes atas banyaknya dokter yang tidak masuk, dan mengganggu pelayanan.

Aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa ini, diliput oleh beberapa orang wartawan. Setelah aksi, wartawan pun mewawancarai salah seorang pendemo. Untuk berimbang, wartawan pun berusaha untuk mengkonfirmasi ke Dirut RSUD Bangkinang.

Namun, saat hendak menemui Dirut RSUD, para wartawan dihalangi oleh beberapa orang satpam RSUD itu. Kejadian ini berawal saat dua orang wartawan, hendak memasuki lift, untuk menaiki lantai II. Sebab, ruangan Dirut berada di lantai II.

“Abang mau kemana?” kata Satpam sengit.

Ia menyebutkan, bahwa dirinya hanya ingin mengkonfirmasi kepada Dirut RSUD soal aksi yang di lakukan oleh mahasiswa Kampar, konfirmasi ini penting dilakukan dalam tugas jurnalistik, demi berita yang berimbang. Setelah menyampaikan alasan ini, wartawan tetap tidak diperbolehkan masuk.

“Tidak boleh bang,” katanya,

Hasbi yang merupakan wartawan Harian Detil ini, tidak terima dengan perlakukan itu. Dia meminta satpam menjelaskan alasan mereka dilarang masuk. Namun, satpam itu tidak memberikan alasan yang jelas. Bagi mereka, wartawan tidak boleh masuk.

“Dari kejadian ini sempat terjadi adu mulut saat itu. Bahkan beberapa wartawan juga telah menjelaskan bahwa mereka bertugas telah dilindungi undang-undang Pers. Sanksi pidana menunggu bila ada yang menghalangi tugas wartawan,”ungkapnya.

Namun, para satpam terus saja melarang masuk. Setelah bersitegang, barulah salah seorang Satpam berusaha menenangkan.

“Tunggu disini saja bang. Saya tanya ke atas dulu,” ucapnya.

Saat ditanya apakah SOP RSUD memang melarang wartawan meliput, Dirut RSUD Bangkinang, Andri Justiaan menjawab, itu tidak ada.

“Nggak ada SOP melarang wartawan masuk. Ini miss komunikasi saja,” ujarnya.

Mungkin kata dia, Satpam hendak mengkonfirmasi ke ruangannya terlebih dahulu, untuk tamu yang datang.

“Lagian kita tadi ada tamu juga di atas dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru,” Ujar Dirut Andri.

Jadi kata dia, hal yang dilakukan Satpam tersebut tidaklah melarang wartawan.

“Tapi setelah itu, dia (satpam, red) naik ke atas memberi tahu kami. Kita selesaikan rapat, shalat dulu, baru turun,” pungkasnya. ***

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • WilliamFaipt

    http://viagrarpr.com viagra <a href=http://viagrarpr.com>viagra</a> <a ...

    View Article
  • WilliamFaipt

    http://viagrarpr.com viagra <a href=http://viagrarpr.com>viagra</a> <a ...

    View Article
  • WilliamFaipt

    http://viagrarpr.com viagra <a href=http://viagrarpr.com>viagra</a> <a ...

    View Article
  • WilliamFaipt

    http://viagrarpr.com viagra <a href=http://viagrarpr.com>viagra</a> <a ...

    View Article