Didampingi Zulher, Firdaus Kukuhkan Tujuh Kelompok Tim Relawan di Kampar

Didampingi Zulher, Firdaus Kukuhkan Tujuh Kelompok Tim Relawan di Kampar

BANGKINANG (SK) - Didampingi salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Kampar H Zulher, Calon Gubernur Riau nomor urut 3 H Firdaus mengukuhkan tujuh kelompok tim relawan di rumah kediaman Zulher di Jalan Ahmad Yani, Bangkinang, Kamis (8/3/2018) malam.

Turut hadir dalam pengukuhan ini anggota DPD RI Daerah Pemilihan Riau H Abdul Gafar Usman,  mantan Wakil Bupati Kampar HM Zakir, sejumlah ulama, ustad, ustadzah, pemuda, tokoh masyarakat dan sekitar ratusan relawan, simpatisan dan masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan. Tampil sebagai pembawa acara tokoh masyarakat Kabupaten Kampar Idris.

Tokoh yang tampak dikukuhkan diantaranya Ramli R Datuk Permata Said dan Taufik Syarkawi. 
Dari pantauan, Jalan Ahmad Yani di depan kediaman Zulher tampak ramai dan sempat mengalami kemacetan karena banyaknya relawan dan pendukung yang datang.

Dalam pidatonya usai pengukuhan, Firdaus menyampaikan, kelompok relawan ini adalah perpanjangan tangan Paslon Firdaus-Rusli (Firli) untuk menjangkau masyarakat yang punya hak pilih sehingga benar-benar kenal dengan Paslon ini dan tahu apa aja program yang akan ditawarkan.

Ia minta tim relawan meyakinkan keluarga, sanak saudara, kawan, kerabat untuk memilih pasangan nomor urut 3 Firdaus-Rusli pada hari H pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nanti.

Pria yang juga kembali mendapat kepercayaan memimpin Kota Pekanbaru diperiode kedua ini mengungkapkan, acara yang digelar ini bukanlah kampanye, tetapi hanya berkumpul di posko Firdaus-Rusli karena ini adalah Zona Firdaus-Rusli.

Selain agenda pengukuhan tujuh kelompok relawan, kegiatan ini adalah silaturahmi antara Firdaus dengan masyarakat dan tokoh masyarakat Kabupaten Kampar. 

Dia juga menyebutkan bahwa hingga akhir bulan ini ia dan pasangannya Rusli Efendi konsentrasi melakukan sosialiasi untuk mengenalkan pasangan calon nomor urut 3 dan program-programnya.

Dalam kesempatan ini Firdaus juga memperkenalkan dirinya yang merupakan putra daerah Kabupaten Kampar yang lahir dan memulai pendidikan di Kampar.

Ia menamatkan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bangkinang yakni di SDN 008 Bangkinang dan SMPN 1 Bangkinang.

"Tamat SMP saya serumah dengan Buya Gafar di Pekanbaru. Ketika itu saya sekolah di STM Negeri di Pekanbaru tamat tahun 1981," ucap Firdaus yang memperkenalkan nama panggilannya di kampung Pidau.

Ia mengawali karir menjadi abdi negara dengan menjadi pegawai honorer di Dinas Pekerjaan Umum tahun 1981. Ia pernah bertugas di Batam dan Pekanbaru. Diantara jabatan yang diembannya sebelum terpilih menjadi Walikota Pekanbaru adalah menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Pekanbaru.

Firdaus mengungkapkan, ia maju menjadi Calon Gubernur Riau pada Pilkada 2018 karena panggilan jiwa untuk membangun negeri. "Ini perjuangan aspirasi.

"Sebelumnya tak terfikir oleh saya walaupun sebuah partai sepuluh tahun lalu telah mempersiapkan saya menjadi calon gubernur," bebernya.

Menurutnya membangun Pekanbaru sama dengan membangun Riau karena Pekanbaru lokomotifnya Riau. "Namun ternyata tak cukup itu masyarakat Riau minta saya berjuang," ulasnya.

Dalam kesempatan ini Firdaus juga menyampaikan potret Provinsi Riau saat ini. Dikatakan, Riau adalah provinsi terkaya dan penyumbang devisa terbesar selain Aceh dan Papua.

Sebanyak 50 persen minyak bumi dan gas (migas) dihasilkan dari Bumi Lancang Kuning dan 50 persen lagi dihasilkan lima provinsi di luar Riau.

Riau juga punya kebun kelapa sawit terluas di Indonesia yakni mencapai 4,7 kita hektare. Selain sawit Riau juga penghasil sagu terbesar di Indonesia dan Riau jadi daerah sangat penting untuk menjalankan negara.

Di era kepemimpinan SBY hingga Jokowi pertumbuhan ekonomi Riau di atas rata-rata nasional yakni 6,5 persen.

"Namun tahun 2015 mulai goncang ekonomi nasional dan tinggal 3,45 persen dan pertumbuhan ekonomi Riau "tojun ciwuok"," ucap Firdaus.

Pada saat pertumbuhan ekonomi nasional 6,5 persen, pertumbuhan ekonomi Riau sampai 8 persen. Namun terganggu dua tahun terakhir dari 8,9 persen terjun ke angka 2,25 persen.

Ia mengungkapkan, lapangan kerja semakin susah dan pertumbuhan ekonomi loyo. 

Ia juga menyampaikan permasalahan gizi buruk di Riau yang cukup memprihatinkan. Oleh sebab itu ia menegaskan jangan sampai Riau ibarat pepatah Ayam mati di lumbung padi.

Sementara itu Koordinator Tim Relawan Pemenangan Firdaus-Rusli Kabupaten Kampar Eka Sumahamid kepada suarakampar.com disela-sela acara pengukuhan menyampaikan, ada beberapa kelompok relawan yang dibentuk yang berguna untuk menjangkau seluruh wilayah dan masing-masing kelompok ini ditangani oleh orang-orang yang mengerti dengan kelompok atau daerah tersebut sebab masing-masing kelompok dan daerah memiliki karakter yang berbeda dalam upaya pendekatan dan sosialisasi.

Ia mengatakan bahwa tim relawan telah bergerak dan semakin meningkatkan pergerakannya sehingga siap memenangkan paslon Firdaus-Rusli.(hir)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • canadian online pharmacies

    http://canadianpharmacieshd.com/ ...

    View Article
  • vbfBoavy

    viagra mexico <a href="https://mo-basta.org/#">order viagra online</a> ...

    View Article
  • TITAN GEL ASLI

    Thank you for sharing good information for health, may be useful for all of us do ...

    View Article
  • buy viagra

    W2CJActt8Ifk Forg http://www.jrekg.info/#buy-viagra-r7w buy viagra ...

    View Article