Dedi Herman : Minimalisir Persoalan, Panitia Pilkades Harus Pahami Peraturan

Dedi Herman : Minimalisir Persoalan, Panitia Pilkades Harus Pahami Peraturan

GUNUNG SAHILAN(SK) - Pelaksanaan pilkades serentak tahap kedua yang akan digelar pada 19 November 2017 mendatang diharapkan tidak dihadapkan dengan hambatan sehingga proses demokrasi tingkat lokal berjalan dengan baik.

"Apa yang menjadi kekurangan itu harus diperbaiki, sisi mana saja yang menurut kita sebagai sebuah kelemahan maka harus dievaluasi," kata Camat Gunung Sahilan Dedi Herman,S.ST saat memimpin rapat Evaluasi Pelaksanaan Tahapan Pilkades Serentak di Aula Kantor Camat Gunung Sahilan, Senin  (23/10/2017).

Camat Gunung Sahilan Dedi Herman,S STP menekankan agar panitia Pilkades harus tahu betul aturan main dalam pesta demokrasi di tingkat desa. Menurutnya, dengan memahami aturan, bisa meminimalkan berbagai pelanggaran yang mungkin saja mengganggu jalannya proses demokrasi ditingkat desa.

"Panitia harus paham dan bekerja berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak terjadi permasalahan hukum dalam pelaksanaannya," 

"Jika semua pihak memahami aturan pelaksanaan Pilkades, saya yakin pesta demokrasi desa ini akan berjalan sesuai harapan," jelas Dedi

Dedi Menambahkan Perhatian berbagai pihak diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya persoalan di belakang hari berkaca dari pilkades disalah satu Desa di kecamatan Gunung Sahilan pada tahun 2015 yang lalu sampai sekarang proses hukumnya masih berjalan. Hal ini jangan sampai terjadi pada pilkades serentak ditahun 2017 ini.

Sebagaimana keputusan Bupati Kampar Nomor 140-525/VIII/2017 tentang Tahapan dan Penetapan Desa Peserta Pilkades Serentak Dikabupaten Kampar Tahun 2017 terdapat Lima Desa di kecamatan Gunung Sahilan Yang mengikuti Pilkades serentak diantara Desa Kebundurian, Sahilan Darussalam, Makmur Sejahtera, Suka Makmur dan Gunung Sari. (Poetra)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment