Bupati Kampar Tepis Isu TPP Hanya Dibayarkan 9 Bulan

Bupati Kampar Tepis Isu TPP Hanya Dibayarkan 9 Bulan

BANGKINANG (SK) – PNS Kampar sempat resah. Bagaimana tidak, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang diterima PNS setiap bulannya sempat diisukan hanya akan dibayarkan untuk sembilan bulan.
 
Menjawab isu liar tersebut, Bupati Kampar Jefry Noer dengan tegas menyebutkan isu tidak benar dan hoax.
 
“TPP atau transpor tetap kita Anggarkan dua belas bulan. Tidak seperti isu yang beredar hanya akan dibayarkan 9 bulan,” ungkap Jefry Noer saat mengambil apel perdana pasca hari raya Idul Fitri di halaman kantor Bupati Kampar, Senin (11/7/2016).
 
Bupati malahan mengungkapkan keinginannya untuk menambah nilai nominal TPP jika anggaran memungkinkan.
 
“Malahan jika anggaran kita mencukupi saya ingin menambahnya bukannya mengurangi apalagi tidak dibayarkan,” sebut Jefry Noer yang akan habis jabatannya 11 Desember nanti.
 
Sementara itu, Anto, PNS yang bekerja di salah satu Dinas mengungkapkan kelegaannya atas pernyataan Bupati.
 
“Isu TPP hanya dibayar sembilan bulan cukup santer dikalangan ASN. Namun pernyataan Bapak Bupati itu jelas melegakan dan menghilangkan keresahan pegawai,” ujarnya.
 
Berdasarkan info yang dirangkum, TPP pegawai dalam APBD murni 2016 memang hanya dianggarkan sembilan bulan. Sementara 3 bulan lagi akan dimasukkan pada APBD perubahan.(Syawal)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • agen judi casino online

    agen judi kasino online ...

    View Article
  • canadian pharmacies shipping to usa

    http://canadianonlinepharmacybsl.com/ ...

    View Article
  • cialis

    jxWlSkP1PwFt Fini http://www.nncxv.info/#cialis-5Dv cialis ...

    View Article
  • Obat Radang Tenggorokan

    semoga bermanfaat ; http://bit.ly/2Im02xd | http://goo.gl/GoaoHU | http://goo.gl/vRTecq | ...

    View Article