Bupati Kampar Tegaskan Agar OPD Pintar Cari Peluang Dana Selain APBD

Bupati Kampar Tegaskan Agar OPD Pintar Cari Peluang Dana Selain APBD

Foto: Bupati Kampar Azis Zaenal melaunching WebGis Kampar Satu Peta pada acara musrenbang Kabupaten Kampar di aula kantor Bupati Kampar,  Selasa (27/3/2018).

BANGKINANG (SK) - Bupati Kampar H Azis Zaenal menghimbau organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengejar sumber pendanaan lain selain anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten seperti APBD Provinsi Riau, APBN, maupun dana CSR dari perusahaan yang dapat menunjang kegiatan pembangunan di Kabupaten Kampar. 

Hal itu dikatakan Azis ketika membuka Musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) Kabupaten Kampar tahun 2018 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019 di aula kantor Bupati Kampar, Selasa (27/3/2018).

Pembukaan Musrenbang Kabupaten Kampar ini dirangkai dengan launching WebGis Kampar Satu Peta. WebGis Kampar Satu Peta ini hasil kerjasama MCA-I dengan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam proyek PMaP#7.

Hadir dalam Musrenbang ini Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Sekdakab Kampar H Yusri, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Sunardi dan Sahidin, anggota DPRD Kampar Syahrul Aidi, Repol dan Habiburrahman, kepala OPD, camat, narasumber dari Bappenas dan Bappeda Provinsi Riau, pimpinan lembaga dan instansi, perusahaan, LSM, ormas, organisasi profesi dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kampar. 

Musrenbang ini mengangkat tema "Mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemantapan pelayanan dalam menjamin pemerataan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah".

Untuk meraih berbagai sumber pendanaan tersebut sangat ditentukan oleh kesiapan dan usaha pemerintah daerah dalam menyiapkan kelengkapan administrasi yang diperlukan berupa proposal yang dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa master plan, DED, RAB dan lain-lain.

"Tanggung jawab kita bersama khususnya perangkat daerah untuk mengejar peluang pendanaan tersebut," ujar Azis.

Azis menyampaikan, musrenbang merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan yang bersifat  partisipatif yang dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan kemudian dilaksanakan di tingkat kabupaten hingga sampai pada tingkat provinsi dan nasional.

Musrenbang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2018 adalah wadah musyawarah yang melibatkan seluruh stakeholder Kabupaten Kampar untuk merumuskan lebih lanjut rancangan RKPD berdasarkan rencana kerja (renja) perangkat daerah hasil forum gabungan perangkat daerah dan pra musrenbang kabupaten. Hasil akhir tahapan perencanaan ini adalah dokumen RKPD tahun 2019 yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Kampar dan akan menjadi acuan dalam pelaksanaan  verifikasi Renja perangkat daerah.

"Dengan demikian seluruh Renja perangkat daerah harus mengacu kepada program prioritas yang tertuang dalam RKPD Tahun 2019," ujarnya. 

Dikatakan Bupati bahwa pada penyusunan perencanaan tahun anggaran 2019 telah  menggunakan sistem aplikasi e-Planning  yang  sesuai dengan Pasal 14 ayat 4 Permendagri Nomor 86 tahun 2017 dan  kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK. 

Usulan hasil Musrenbang kecamatan dan pokok-pokok pikiran DPRD telah diinput pada sistem ini, selanjutnya dibahas pada forum gabungan perangkat daerah dan pra musrenbang, kemudian  menjadi kesepakatan pada pelaksanaan musrenbang hari ini.

Sementara itu Mohammad Raudo dari Direktorat Otonomi Daerah Kementerian PPN/Bappemas RI  menyampaikan materi tentang Arah Kebijakan dan Tema RKP (Rencana Kerja Pemerintah) tahun 2019.

Ia megupas bagaimana perubahan pendekatan perencanaan pembangunan,  pencapaian pembangunan dan target RKP 2019, tema dan prioritas RKP tahun 2019 dan bagaimana sinergi perencanaan pusat dan daerah.

Kemudian Plt Kepala Bappeda  Kabupaten Kanpar M. Fadli Mukhtar,  menyampaikan materi tentang arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar tahun 2019.

Dalam paparannya Fadli Mukhtar menyampaikan tentang gambaran umum Kabupaten Kampar,  kerangka hukum penyelenggaraan Musrenbang tahun 2018, visi RPJPD Kabupaten Kampar tahun 2005-2025. 

Fadli menjelaskan bagaimana periode dokumen perencanaan Kabupaten Kampar, kondisi makro ekonomi Kabupaten Kampar, isu strategis Kabupaten Kampar tahun 2019, tema pembangunan Kabupaten Kampar,  arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar.

Kemudian Kepala Bappeda Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Feradis menyampaikan materi tentang arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Riau tahun 2019.

Dalam paparannya, Feradis mengupas tentang kondisi ekonomi makro Provinsi Riau Tahun 2018 dan bagimanan target pembangunan Riau Tahun 2019.

Feradis juga memaparkan bagaimana alokasi APBD Provinsi Riau untuk Kabupaten Kampar. Beberapa kegiatan pemerintah provinsi Riau di Kabupaten Kampar pada APBD tahun 2018, 

yakni,  pembangunan gedung kantor Snvt dan satker SKPD sebesar 57,3 miliar, pembangunan peningkatan jalan dan jembatan sebesar Rp. 37,7 miliar, program pendidikan menengah Kabupaten Kampar sebesar Rp. 17,3  miliar, pembangunan rumah sehat layak huni sebesar Rp. 9,99 miliar.(hir)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • mmytooms

    generic tadalafil <a href="http://authenticknicksstore.com/">ciali s ...

    View Article
  • DanielCub

    kamagra 100mg side effects <a href="http://kamagradyn.com/">buy kamagra ...

    View Article
  • AztavAlelA

    online casino slots <a href="https://onlinecasinogamestt.us.org/">gs n casino ...

    View Article
  • AnskhAlelA

    online casino real money <a href="https://onlinecasinogamesnt.us.org/">ca sino ...

    View Article